Yusuf
"Nabi Yusuf"
قَالُوا۟ تَٱللَّهِ لَقَدْ ءَاثَرَكَ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَإِن كُنَّا لَخَـٰطِـِٔينَ
Mereka berkata: "Demi Allah! Sesungguhnya Allah telah melebihkan dan memuliakan engkau daripada kami (disebabkan taqwa dan kesabaranmu); dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالَ لَا تَثْرِيبَ عَلَيْكُمُ ٱلْيَوْمَ ۖ يَغْفِرُ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَهُوَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
Yusuf berkata: "Kamu pada hari ini tidak akan ditempelak atau disalahkan (tentang perbuatan kamu yang telah terlanjur itu), semoga Allah mengampunkan dosa kamu, dan Dia lah jua Yang Maha Mengasihani daripada segala yang lain yang mengasihani.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)ٱذْهَبُوا۟ بِقَمِيصِى هَـٰذَا فَأَلْقُوهُ عَلَىٰ وَجْهِ أَبِى يَأْتِ بَصِيرًا وَأْتُونِى بِأَهْلِكُمْ أَجْمَعِينَ
Pergilah dengan membawa bajuku ini, kemudian letakkan pada muka ayahku supaya ia dapat melihat, dan selepas itu bawalah kepadaku keluarga kamu semuanya".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَلَمَّا فَصَلَتِ ٱلْعِيرُ قَالَ أَبُوهُمْ إِنِّى لَأَجِدُ رِيحَ يُوسُفَ ۖ لَوْلَآ أَن تُفَنِّدُونِ
Dan semasa kafilah (mereka meninggalkan Mesir menunju ke tempat bapa mereka di Palestin), berkatalah bapa mereka (kepada kaum kerabatnya yang ada di sisinya): "Sesungguhnya aku ada terbau akan bau Yusuf. Jika kamu tidak menyangka aku sudah nyanyuk (tentulah kamu akan percaya)".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالُوا۟ تَٱللَّهِ إِنَّكَ لَفِى ضَلَـٰلِكَ ٱلْقَدِيمِ
Mereka berkata: "Demi Allah! Sesungguhnya ayah masih berada dalam keadaan tidak siumanmu yang lama".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَلَمَّآ أَن جَآءَ ٱلْبَشِيرُ أَلْقَىٰهُ عَلَىٰ وَجْهِهِۦ فَٱرْتَدَّ بَصِيرًا ۖ قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ إِنِّىٓ أَعْلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Maka sebaik-baik sahaja datang pembawa khabar berita yang mengembirakan itu, dia pun meletakkan baju Yusuf pada muka Nabi Yaakub, lalu menjadilah ia celik kembali seperti sediakala. Nabi Yaakub berkata: "Bukankah aku telah katakan kepada kamu, sesungguhnya aku mengetahui (dengan perantaraan wahyu) dari Allah akan apa yang kamu tidak mengetahuinya?"
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالُوا۟ يَـٰٓأَبَانَا ٱسْتَغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَآ إِنَّا كُنَّا خَـٰطِـِٔينَ
Mereka berkata: "Wahai ayah kami! Mintalah ampun bagi kami akan dosa-dosa kami; sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
Nabi Yaakub berkata: "Aku akan meminta ampun bagi kamu dari Tuhanku; sesungguhnya Dia lah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَلَمَّا دَخَلُوا۟ عَلَىٰ يُوسُفَ ءَاوَىٰٓ إِلَيْهِ أَبَوَيْهِ وَقَالَ ٱدْخُلُوا۟ مِصْرَ إِن شَآءَ ٱللَّهُ ءَامِنِينَ
Maka ketika mereka (Nabi Yaakub dan keluarganya) masuk (ke Mesir) menemui Yusuf, Yusuf segera menyambut serta memeluk kedua ibu bapanya, sambil berkata: "Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah kamu berada di dalam aman.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى ٱلْعَرْشِ وَخَرُّوا۟ لَهُۥ سُجَّدًا ۖ وَقَالَ يَـٰٓأَبَتِ هَـٰذَا تَأْوِيلُ رُءْيَـٰىَ مِن قَبْلُ قَدْ جَعَلَهَا رَبِّى حَقًّا ۖ وَقَدْ أَحْسَنَ بِىٓ إِذْ أَخْرَجَنِى مِنَ ٱلسِّجْنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ ٱلْبَدْوِ مِنۢ بَعْدِ أَن نَّزَغَ ٱلشَّيْطَـٰنُ بَيْنِى وَبَيْنَ إِخْوَتِىٓ ۚ إِنَّ رَبِّى لَطِيفٌ لِّمَا يَشَآءُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ
Dan ia dudukkan kedua ibu bapanya (bersama-samanya) di atas kerusi kebesaran. Dan setelah itu mereka semuanya tunduk memberi hormat kepada Yusuf. Dan (pada saat itu) berkatalah Yusuf: "Wahai ayahku! Inilah dia tafsiran mimpiku dahulu. Sesungguhnya Allah telah menjadikan mimpiku itu benar. Dan sesungguhnya Ia telah melimpahkan kebaikan kepadaku ketika Ia mengeluarkan daku dari penjara; dan Ia membawa kamu ke mari dari dosa sesudah Syaitan (dengan hasutannya) merosakkan perhubungan antaraku dengan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku lemah-lembut tadbirNya bagi apa yang dikehendakiNya; sesungguhnya Dia lah yang Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)۞ رَبِّ قَدْ ءَاتَيْتَنِى مِنَ ٱلْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّـٰلِحِينَ
"Wahai Tuhanku! Sesungguhnya Engkau telah mengurniakan daku sebahagian dari kekuasaan (pemerintahan) dan mengajarku sebahagian dari ilmu tafsiran mimpi. Wahai Tuhan yang menciptakan langit dan bumi Engkau Penguasa dan Pelindungku di dunia dan di akhirat; sempurnakanlah ajalku (ketika mati) dalam keadaan Islam, dan hubungkanlah daku dengan orang-orang yang soleh".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۖ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ أَجْمَعُوٓا۟ أَمْرَهُمْ وَهُمْ يَمْكُرُونَ
(Kisah nabi Yusuf) yang demikian ialah dari berita-berita yang ghaib yang kami wahyukan kepadamu (wahai Muhammad), sedang engkau tidak ada bersama-sama mereka semasa mereka sekata mengambil keputusan (hendak membuang Yusuf ke dalam perigi) dan semasa mereka menjalankan rancangan jahat (terhadapnya untuk membinasakannya).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَمَآ أَكْثَرُ ٱلنَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ
Dan kebanyakan manusia tidak akan beriman walaupun engkau terlalu ingin (supaya mereka beriman).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَمَا تَسْـَٔلُهُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَـٰلَمِينَ
Padahal engkau tidak meminta kepada mereka sebarang upah tentang ajaran Al-Quran, sedang Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan dan pengajaran dari Allah bagi umat manusia seluruhnya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَكَأَيِّن مِّنْ ءَايَةٍ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ يَمُرُّونَ عَلَيْهَا وَهُمْ عَنْهَا مُعْرِضُونَ
Dan berapa banyak tanda-tanda kekuasaan Allah di langit dan di bumi yang mereka menyaksikannya berulang-ulang semasa mereka pagi dan datang, sedang mereka tidak juga menghiraukan dan memikirkannya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)