Al-Furqan
"Pembeda Kebenaran & Kebatilan"
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِىٍّ عَدُوًّا مِّنَ ٱلْمُجْرِمِينَ ۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ هَادِيًا وَنَصِيرًا
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi, musuh dari kalangan orang-orang yang bersalah; dan cukuplah Tuhanmu (wahai Muhammad) menjadi Pemimpin (ke jalan mengalahkan mereka) serta menjadi Penolong (bagimu terhadap mereka).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلْقُرْءَانُ جُمْلَةً وَٰحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَـٰهُ تَرْتِيلًا
Dan orang-orang yang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan Al-Quran itu kepada Muhammad semuanya sekali (dengan sekaligus)?" Al-Quran diturunkan dengan cara (beransur-ansur) itu kerana Kami hendak menetapkan hatimu (wahai Muhammad) dengannya, dan Kami nyatakan bacaannya kepadamu dengan teratur satu persatu.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَـٰكَ بِٱلْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا
Dan mereka tidak membawa kepadamu sesuatu kata-kata yang ganjil (untuk menentangmu) melainkan Kami bawakan kepadamu kebenaran dan penjelasan yang sebaik-baiknya (untuk menangkis segala yang mereka katakan itu).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)ٱلَّذِينَ يُحْشَرُونَ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ إِلَىٰ جَهَنَّمَ أُو۟لَـٰٓئِكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَأَضَلُّ سَبِيلًا
Orang-orang yang akan diseret beramai-ramai ke neraka Jahannam (dengan tertiarap) atas mukanya, merekalah orang-orang yang amat buruk keadaannya dan amat sesat jalannya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَـٰبَ وَجَعَلْنَا مَعَهُۥٓ أَخَاهُ هَـٰرُونَ وَزِيرًا
Dan sesungguhnya Kami telah berikan Kitab Taurat kepada Nabi Musa, dan Kami lantik saudaranya Nabi Harun, sebagai menteri bersamanya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَقُلْنَا ٱذْهَبَآ إِلَى ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَا فَدَمَّرْنَـٰهُمْ تَدْمِيرًا
Lalu Kami perintahkan: "Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat keterangan Kami"; maka (kesudahannya) Kami binasakan kaum itu sehancur-hancurnya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَقَوْمَ نُوحٍ لَّمَّا كَذَّبُوا۟ ٱلرُّسُلَ أَغْرَقْنَـٰهُمْ وَجَعَلْنَـٰهُمْ لِلنَّاسِ ءَايَةً ۖ وَأَعْتَدْنَا لِلظَّـٰلِمِينَ عَذَابًا أَلِيمًا
Dan (demikian juga) kaum Nabi Nuh, ketika mereka mendustakan Rasul-rasul Kami, Kami tenggelamkan mereka, dan Kami jadikan mereka satu tanda (yang menjadi contoh) bagi umat manusia; dan Kami sediakan bagi sesiapa yang zalim; azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَعَادًا وَثَمُودَا۟ وَأَصْحَـٰبَ ٱلرَّسِّ وَقُرُونًۢا بَيْنَ ذَٰلِكَ كَثِيرًا
Dan (demikian juga Kami telah binasakan) Aad dan Thamud serta Ashaabur-Rassyi dan banyak lagi dalam zaman-zaman di antara masa yang tersebut itu.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَكُلًّا ضَرَبْنَا لَهُ ٱلْأَمْثَـٰلَ ۖ وَكُلًّا تَبَّرْنَا تَتْبِيرًا
Dan masing-masing, telah Kami berikan kepadanya contoh tauladan yang mendatangkan iktibar, dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَلَقَدْ أَتَوْا۟ عَلَى ٱلْقَرْيَةِ ٱلَّتِىٓ أُمْطِرَتْ مَطَرَ ٱلسَّوْءِ ۚ أَفَلَمْ يَكُونُوا۟ يَرَوْنَهَا ۚ بَلْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُونَ نُشُورًا
Dan demi sesungguhnya, mereka (yang menentangmu wahai Muhammad) telah melalui bandar yang telah dihujani (dengan) azab yang buruk, maka (mengapa mereka masih berdegil), tidakkah mereka selalu dapat menyaksikannya? (Mereka tidak fikirkan yang demikian itu satu balasan kufur) bahkan mereka adalah orang-orang yang tidak ingatkan adanya kebangkitan hidup semula (untuk menerima balasan).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَإِذَا رَأَوْكَ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَـٰذَا ٱلَّذِى بَعَثَ ٱللَّهُ رَسُولًا
Dan apabila mereka melihatmu (wahai Muhammad), mereka hanyalah menjadikanmu ejek-ejekan (sambil mereka berkata): "Inikah orangnya yang diutus oleh Allah sebagai RasulNya?
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِن كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ ءَالِهَتِنَا لَوْلَآ أَن صَبَرْنَا عَلَيْهَا ۚ وَسَوْفَ يَعْلَمُونَ حِينَ يَرَوْنَ ٱلْعَذَابَ مَنْ أَضَلُّ سَبِيلًا
"Sebenarnya ia hampir-hampir dapat menyesatkan kami dari tuhan-tuhan kami, jika tidaklah kerana kami tetap teguh menyembahnya". Dan mereka akan mengetahui kelak ketika mereka melihat azab seksa: siapakah yang sebenar-benarnya sesat jalannya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)أَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَـٰهَهُۥ هَوَىٰهُ أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا
Nampakkah (wahai Muhammad) keburukan keadaan orang yang menjadikan hawa nafsunya: tuhan yang dipuja lagi ditaati? Maka dapatkah engkau menjadi pengawas yang menjaganya jangan sesat?
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَٱلْأَنْعَـٰمِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا
Atau adakah engkau menyangka bahawa kebanyakan mereka mendengar atau memahami (apa yang engkau sampaikan kepada mereka)? Mereka hanyalah seperti binatang ternak, bahkan (bawaan) mereka lebih sesat lagi.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)أَلَمْ تَرَ إِلَىٰ رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ ٱلظِّلَّ وَلَوْ شَآءَ لَجَعَلَهُۥ سَاكِنًا ثُمَّ جَعَلْنَا ٱلشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلًا
Tidakkah engkau melihat kekuasaan Tuhanmu? - bagaimana Ia menjadikan bayang-bayang itu terbentang (luas kawasannya) dan jika Ia kehendaki tentulah Ia menjadikannya tetap (tidak bergerak dan tidak berubah)! Kemudian Kami jadikan matahari sebagai tanda yang menunjukkan perubahan bayang-bayang itu;
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)