Al-A'raf
"Tempat Tertinggi"
قَالَ إِن كُنتَ جِئْتَ بِـَٔايَةٍ فَأْتِ بِهَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Firaun menjawab: "Kalau betul engkau datang dengan membawa sesuatu mukjizat maka bawalah dia (supaya aku melihatnya), jika betul engkau dari orang-orang yang benar".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
Nabi Musa pun mencampakkan tongkatnya, maka tiba-tiba tongkatnya itu menjadi seekor ular yang jelas nyata.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِىَ بَيْضَآءُ لِلنَّـٰظِرِينَ
Dan Nabi Musa mengeluarkan tangannya, tiba-tiba tangannya (menjadi) putih (bersinar-sinar) bagi orang-orang yang melihatnya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالَ ٱلْمَلَأُ مِن قَوْمِ فِرْعَوْنَ إِنَّ هَـٰذَا لَسَـٰحِرٌ عَلِيمٌ
Berkatalah Ketua-ketua dari kaum Firaun: "Sesungguhnya orang ini (Musa) ialah seorang ahli sihir yang mahir.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُمْ ۖ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
"Ia bertujuan hendak mengeluarkan kamu dari negeri kamu". (Firaun bertanya): "Oleh itu, apa yang kamu syorkan?"
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالُوٓا۟ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَأَرْسِلْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ
Mereka berkata: "Tangguhkanlah dia dan saudaranya (daripada dijatuhkan sebarang hukuman) serta utuslah ke bandar-bandar (di merata-rata negeri Mesir untuk) mengumpulkan (ahli-ahli sihir);
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَـٰحِرٍ عَلِيمٍ
"Yang kelak akan membawa kepadamu segala ahli sihir yang mahir".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَجَآءَ ٱلسَّحَرَةُ فِرْعَوْنَ قَالُوٓا۟ إِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
Dan datanglah ahli-ahli sihir itu kepada Firaun lalu berkata: "Sungguhkah kami akan beroleh upah, kalau kami dapat mengalahkannya?"
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
Firaun menjawab: "Benar, (kamu akan mendapat upah) dan kamu sesungguhnya (akan menjadi) dari orang-orang yang damping (denganku)".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالُوا۟ يَـٰمُوسَىٰٓ إِمَّآ أَن تُلْقِىَ وَإِمَّآ أَن نَّكُونَ نَحْنُ ٱلْمُلْقِينَ
Mereka berkata: "Hai Musa! Engkaukah yang akan mencampakkan (tongkatmu lebih dahulu) atau kamikah yang akan mencampakkan (lebih dahulu)?"
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالَ أَلْقُوا۟ ۖ فَلَمَّآ أَلْقَوْا۟ سَحَرُوٓا۟ أَعْيُنَ ٱلنَّاسِ وَٱسْتَرْهَبُوهُمْ وَجَآءُو بِسِحْرٍ عَظِيمٍ
Nabi Musa menjawab: "Campakkanlah kamu (dahulu)!" Maka apabila mereka mencampakkan (tongkat-tongkat dan tali masing-masing), mereka menyilap mata orang ramai dan menjadikan orang-orang itu merasa gerun, serta mereka melakukan sihir yang besar (keadaan dan caranya).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
Dan Kami wahyukan kepada Nabi Musa: "Campakkanlah tongkatmu!" Maka tiba-tiba tongkat itu menelan apa yang mereka pura-pura adakan (dengan sihir mereka).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَوَقَعَ ٱلْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Maka sabitlah kebenaran (mukjizat Nabi Musa), dan batalah (sihir) yang mereka telah lakukan.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَغُلِبُوا۟ هُنَالِكَ وَٱنقَلَبُوا۟ صَـٰغِرِينَ
Oleh itu, kalahlah Firaun dan Ketua-ketua kaumnya di situ dan kembalilah mereka dengan keadaan yang hina.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَـٰجِدِينَ
Dan (kemenangan Nabi Musa menjadikan) ahli-ahli sihir itu dengan sendirinya merebahkan diri mereka sujud,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)