As-Saffat
"Yang Berbaris Teratur"
وَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ
Dan Kami telah selamatkan dia bersama-sama dengan keluarga dan pengikut-pengikutnya, dari kesusahan yang besar.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلْبَاقِينَ
Dan Kami jadikan zuriat keturunannya sahaja orang-orang yang tinggal hidup (setelah Kami binasakan kaumnya yang ingkar).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِى ٱلْعَـٰلَمِينَ
"Salam sejahtera kepada Nabi Nuh dalam kalangan penduduk seluruh alam ! "
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ
Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ
Sesungguhnya Nabi Nuh itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain (yang mendustakannya).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبْرَٰهِيمَ
Dan sesungguhnya di antara orang-orang yang menegakkan (ajaran yang dibawa oleh) Nabi Nuh ialah Nabi Ibrahim.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِذْ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
Ketika ia mematuhi perintah tuhannya dengan hati yang suci murni.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَاذَا تَعْبُدُونَ
Ketika ia berkata kepada bapanya dan kaumnya: " Apa yang kamu sembah?
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)أَئِفْكًا ءَالِهَةً دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ
"Patutkah kamu menyembah tuhan-tuhan yang lain dari Allah, kerana kamu memutar belitkan kebenaran semata-mata (bukan kerana benarnya)?
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
"Maka bagaimana fikiran kamu pula terhadap Allah Tuhan sekalian alam?"
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى ٱلنُّجُومِ
Kemudian ia memandang dengan satu renungan kepada bintang-bintang (yang bertaburan di langit),
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌ
Lalu berkata: "Sesungguhnya aku merasa sakit (tak dapat turut berhari raya sama)".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَتَوَلَّوْا۟ عَنْهُ مُدْبِرِينَ
Setelah (mendengar kata-katanya) itu, mereka berpaling meninggalkan dia.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)