Sad
"Sad"
قَالُوا۟ رَبَّنَا مَن قَدَّمَ لَنَا هَـٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِى ٱلنَّارِ
Mereka berkata lagi: " Wahai Tuhan kami! Sesiapa yang membawa azab ini kepada kami, maka tambahilah dia azab seksa berlipat ganda di dalam neraka ".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَقَالُوا۟ مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُم مِّنَ ٱلْأَشْرَارِ
Dan penduduk neraka itu tetap akan bertanya sesama sendiri: " Mengapa kita tidak melihat orang-orang yang dahulu kita kirakan mereka sebagai orang-orang jahat (lagi hina)?
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)أَتَّخَذْنَـٰهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ ٱلْأَبْصَـٰرُ
" Adakah kita sahaja jadikan mereka ejek-ejekan (sedang mereka orang-orang yang benar)? Atau mata kita tidak dapat melihat mereka?
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِنَّ ذَٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ ٱلنَّارِ
Sesungguhnya (segala yang diterangkan) itu adalah benar iaitu perbalahan dan cercaan penduduk neraka sesama sendiri.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ مُنذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَـٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ
Katakanlah (wahai Muhammad): " Sesungguhnya aku hanyalah seorang Rasul pemberi amaran, dan tidak ada sama sekali tuhan yang sebenar melainkan Allah Yang Maha Esa, lagi Yang kekuasaanNya mengatasi segala-galanya, -
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّـٰرُ
" Tuhan (yang mencipta serta mentadbirkan) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya; Yang Maha Kuasa, lagi Yang sentiasa Mengampuni (dosa hamba-hambaNya)".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قُلْ هُوَ نَبَؤٌا۟ عَظِيمٌ
Katakanlah lagi: " Apa yang aku terangkan itu (tentang keesaan Allah dan kebenaran kerasulanku) adalah berita penting yang amat besar (faedahnya).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)أَنتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ
" Yang kamu terus mengingkarinya.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)مَا كَانَ لِىَ مِنْ عِلْمٍۭ بِٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰٓ إِذْ يَخْتَصِمُونَ
" Tiadalah bagiku sebarang pengetahuan tentang penduduk alam yang tinggi (malaikat), semasa mereka bersoal jawab (mengenai Nabi Adam-kalaulah tidak diwahyukan kepadaku).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِن يُوحَىٰٓ إِلَىَّ إِلَّآ أَنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌ مُّبِينٌ
" Tiadalah diwahyukan kepadaku melainkan kerana sesungguhnya aku seorang Rasul pemberi amaran yang jelas nyata (bukan seorang pembohong, atau ahli sihir, atau gila) ".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِنِّى خَـٰلِقٌۢ بَشَرًا مِّن طِينٍ
(Ingatkanlah peristiwa) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: " Sesungguhnya Aku hendak menciptakan manusia - Adam dari tanah;
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَـٰجِدِينَ
" Kemudian apabila Aku sempurnakan kejadiannya, serta Aku tiupkan padanya roh dari (ciptaan) Ku, maka hendaklah kamu sujud kepadanya ".
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فَسَجَدَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
(Setelah selesai kejadian Adam) maka sujudlah sekalian malaikat, semuanya sekali, -
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِلَّآ إِبْلِيسَ ٱسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ
Melainkan Iblis; ia berlaku sombong takbur (mengingkarinya) serta menjadilah ia dari golongan yang kafir.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالَ يَـٰٓإِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَىَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ ٱلْعَالِينَ
Allah berfirman: " Hai lblis! Apa yang menghalangmu daripada turut sujud kepada (Adam) yang Aku telah ciptakan dengan kekuasaanKu? Adakah engkau berlaku sombong takbur, ataupun engkau dari golongan yang tertinggi? "
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)