Al-Muddaththir
"Yang Berkemul"
وَمَا جَعَلْنَآ أَصْحَـٰبَ ٱلنَّارِ إِلَّا مَلَـٰٓئِكَةً ۙ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِيَسْتَيْقِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ وَيَزْدَادَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِيمَـٰنًا ۙ وَلَا يَرْتَابَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۙ وَلِيَقُولَ ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَٱلْكَـٰفِرُونَ مَاذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِهَـٰذَا مَثَلًا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ ٱللَّهُ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۚ وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ وَمَا هِىَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْبَشَرِ
Dan (ketahuilah bahawa hikmat) Kami tidak menjadikan pengawal-pengawal neraka itu melainkan (dari kalangan) malaikat, (kerana merekalah sekuat-kuat dan sebenar-benar makhluk yang menjalankan perintah Kami); dan (hikmat) Kami tidak menerangkan bilangan mereka melainkan dengan satu bilangan yang menyebabkan kesesatan dan kesengsaraan orang-orang kafir itu, supaya orang-orang yang diberi Kitab (Yahudi dan Nasrani) boleh percaya dengan yakin (akan kebenaran Al-Quran), dan supaya orang-orang yang beriman bertambah imannya; dan juga supaya orang-orang yang diberi Kitab dan orang-orang yang beriman itu tidak ragu-ragu (tentang kebenaran keterangan itu); dan (sebaliknya) supaya orang-orang (munafik) yang ada penyakit (ragu-ragu) dalam hatinya dan orang-orang kafir berkata: "Apakah yang di maksudkan oleh Allah dengan menyebutkan bilangan ganjil ini?" Demikianlah Allah menyesatkan sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya), dan memberi hidayah petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya); dan tiada yang mengetahui tentera Tuhanmu melainkan Dia lah sahaja. Dan (ingatlah, segala yang diterangkan berkenaan dengan) neraka itu tidak lain hanyalah menjadi peringatan bagi manusia.
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)كَلَّا وَٱلْقَمَرِ
Sebenarnya! Demi bulan,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَٱلَّيْلِ إِذْ أَدْبَرَ
Dan malam apabila ia balik melenyapkan diri,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَٱلصُّبْحِ إِذَآ أَسْفَرَ
Dan waktu subuh apabila ia terang-benderang,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِنَّهَا لَإِحْدَى ٱلْكُبَرِ
Sesungguhnya neraka Saqar itu adalah salah satu (malapetaka) yang amat besar,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)نَذِيرًا لِّلْبَشَرِ
Yang menjadi amaran bagi umat manusia,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ
(Iaitu) bagi sesiapa di antara kamu yang mahu maju (dalam mengerjakan kebaikan) atau yang mahu mundur (daripada mengerjakannya).
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ
Tiap-tiap diri terikat, tidak terlepas daripada (balasan buruk bagi amal jahat) yang dikerjakannya,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)إِلَّآ أَصْحَـٰبَ ٱلْيَمِينِ
Kecuali puak Kanan,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)فِى جَنَّـٰتٍ يَتَسَآءَلُونَ
(Mereka ditempatkan) di dalam Syurga (yang penuh nikmat), mereka bertanya-tanya,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)عَنِ ٱلْمُجْرِمِينَ
Tentang (tempat tinggal) orang-orang yang bersalah,
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ
(Setelah melihat orang-orang yang bersalah itu, mereka berkata): "Apakah yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?"
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)قَالُوا۟ لَمْ نَكُ مِنَ ٱلْمُصَلِّينَ
Orang-orang yang bersalah itu menjawab: "Kami tidak termasuk dalam kumpulan orang-orang yang mengerjakan sembahyang;
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ ٱلْمِسْكِينَ
"Dan kami tidak pernah memberi makan orang-orang miskin;
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ ٱلْخَآئِضِينَ
"Dan kami dahulu selalu mengambil bahagian memperkatakan perkara yang salah, bersama-sama orang-orang yang memperkatakannya;
— Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)